Tuli Saraf Terjadi Jika Ada Kerusakan Pada

Tuli Saraf Terjadi Jika Ada Kerusakan Pada

A. Telinga dalam
B. Organon korti
C. Telinga tengah
D. Eustachius

Jawaban B. Organ Corti

Tuli terjadi akibat ketidakmampuan telinga dalam mengolah suara, salah satu contohnya adalah tuli saraf. Tuli saraf terjadi apabila terdapat kerusakan pada

Pembahasan

Telinga merupakan salah satu jenis organ yang berperan sebagai resptor suara atau bunyi sehingga telinga berperan sebagai alat indra pendengar. Telinga sediri dalam keadaan tertentu dapat mengalami gangguan fungsi karena beberapa sebab. Gangguan ini disebut dengan Tuli.

Menurut asal penyebabnya, gangguan telinga (Tuli) terbagi menjadi 2 macam, antara lain :

1. Tuli Konduksi

  • Sesuai namanya “konduksi” berarti gangguan yang terjadi akibat terhambatnya proses penghantaran gelombang suara secara konduksi menuju saraf.
  • Gangguan ini dapat terjadi karena adanya kotoran menumpuk pada saluran sehingga menghalangi masuknya gelombang suara.
  • Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi akibat menurunnya fungsi dan kinerja atau terjadi kerusakan dari anggota organ telinga itu sendiri, misalnya pengapuran dari tulang pendengaran hingga rusaknya membran timpani (Gendang telinga).

2. Tuli saraf

  • Sesuai dengan namanya “saraf” berarti jenis gangguan pada telinga karena rusak atau menurunnya fungsi dan kinerja dari organ cortil.
  • Organ corti sendiri berada didalam koklea (Rumah siput) lebih tepatnya berada diatas selaput dasar (Membran basiler) dan berbentuk sel rambut yang peka terhadap suara.
  • Organ corti inilah yang terhubung langsung dengan saraf auditori yang nantinya akan meneruskan rangsangan suara menuju otak.

Kesimpulan

Tuli saraf terjadi akibat adanya kerusakan atau menurunnya kinerja dan fungsi dari organ kortil. Organ kortil sendiri berupa kumpulan sel berbentuk rambut yang terhubung dengan saraf auditori di dalam koklea.

LIHAT JUGA:  Jelaskan strategi yang tepat untuk menunjang keberhasilan pemasaran produk